• Senin, 5 Desember 2022

Polda Banten Ringkus Pelaku Penyuntik Gas Subsidi, Untung Jutaan per Hari

- Jumat, 15 Juli 2022 | 21:13 WIB
Gas LPG subsidi 3 Kg kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari untung dengan menyuntikkan ke tabung gas nonsubsidi 12 kilogram. (Foto: Pertamina.com)
Gas LPG subsidi 3 Kg kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari untung dengan menyuntikkan ke tabung gas nonsubsidi 12 kilogram. (Foto: Pertamina.com)

BANTEN NETWORK - Selisih harga yang jauh antara gas bersubsidi ukutan 3 kilogram dan gas nonsubsidi 12 kilogram menjadi keuntungan yang menggiurkan bagi pelaku kejahatan dengan modus menyuntik gas.

Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Banten meringkus terduga pelaku penyuntik gas bersubsidi ukuran 3 kilogram ke gas nonsubsidi ukuran 12 kilogram.

Terduga pelaku mendapat keuntungan dua kali lipat lebih dari aksinya.

Baca Juga: Follow the Money, Polda Banten Telusur Uang Bandar Narkoba Hingga ke Rekening Keluarga

"Kami mengamankan seorang berinisial MU (43) dan satu orang lainnya Sapardi TK (40) masih dalam pencarian orang (DPO)," kata Kanit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Trisno Tahanuji dalam konferensi pers, di Polda Banten, di Serang, Jumat 15 Juli 2022.

Dikutip BantenNetwork.net dari Antara, Trisno mengungkapkan, MU diringkus di Kampung Ragas Grenyang, Desa Argawanan Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten.

Dalam aksinya, MU berperan sebagai operator yang memindahkan gas elpiji 3 kg ke tabung gas 12 kg.

Sedangkan TK sebagai pemodal membeli tabung gas 3 kg dari pangkalan atau warung dan memasarkan tabung gas 12 kg itu.

Baca Juga: Mengaku Polisi, 6 Debt Collector Diringkus Satreskrim Polres Lebak Banten

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X