Harga BBM Harus Naik, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Risikonya Jika Tidak Dinaikkan

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 22:42 WIB
Sri Mulyani mengungkapkan ancaman yang dihadapi pemerintah jika tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Foto: Instagram @smindrawati)
Sri Mulyani mengungkapkan ancaman yang dihadapi pemerintah jika tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Foto: Instagram @smindrawati)

BANTEN NETWORK - Tanda-tanda harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia akan dinaikkan kian menguat.

Bahkan, pernyataan terbaru Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati makin menguatkan sinyalemen tersebut.

Menurut Menkeu Sri Mulyani, pemerintah menghadapi ancaman berat jika harga BBM di Indonesia tak segera dinaikkan.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Misteri Lenyapnya Uang Rp200 Juta dari Rekening Brigadir J

Sri Mulyani mengungkapkan, ancaman yang menanti tersebut berkaitan dengan subsidi energi yang pemerintah senantiasa berikan.

"Kita perkirakan subsidi harus nambah bahkan mencapai Rp198 triliun," ucap Sri Mulyani, dikutip BantenNetwork.com dari Antara, Selasa 23 Agustus 2022.

"Kalau kita tidak menaikkan BBM. Tidak dilakukan apa-apa. Tidak dilakukan pembatasan, maka Rp502 triliun itu tidak akan cukup. Nambah lagi bisa mencapai Rp698 triliun," tambahnya.

Baca Juga: Kombes Pol Budhi Herdi Susianto Jadi Korban Ferdy Sambo, Dicopot dari Jabatan Kapolres Jaksel

Sri Mulyani menjelaskan, jika harga BBM tak segera dinaikkan, ia takut subsidi energi dari pemerintah akan segera membengkak.

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X